Kunjungi SMAN Tasifeto Barat, Gubernur Viktor: Sekolah Bukan Tempat Penitipan Anak

KUPANG, HN – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan kerja (kunker) di SMA Negeri 1 Tasifeto Barat, Desa Bakustulama, Kabupaten Belu, Kamis 13 April 2023.

Dalam sambutannya, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat menyebut sekolah bukan merupakan Tempat Penitipan Anak (TPA).

“Karena sekolah itu lembaga untuk membangun manusia menjadi manusia unggul yang menjadi tujuan sekolah,” ujar Gubernur Viktor.

Dia mendorong Pemerintah Kabupaten Belu untuk terus melakukan pembangunan di bidang pendidikan demi meningkatkan SDM di NTT, khususnya Kabupaten Belu.

“Kita harus terus berjuang dan berbenah diri . Kunjungan kerja saya berfokus pada lembaga pendidikan untuk bagaimana menghasilkan kualitas pelayanan yang profesional. Karena itu terletak pada proses pendidikan, itu tidak ada pilihan,” terangnya.

BACA JUGA:  Uskup Atambua Larang Upacara Adat Hel Keta Bagi Masyarakat Belu, TTU dan Atambua

Gubernur Laiskodat menekankan agar para pendidik harus berubah cara mendidik siswa di sekolah, agar pengetahuan yang dibagikan dapat diterima dengan baik.

“Ada disiplin itu pasti, tapi disiplin tidak harus menggambarkan orang stres, rileks. Itu harus. Dengan rileks orang dapat menerima pengetahuan dengan baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sekolah harus menjadi family (keluarga). Keluarga untuk menuju masa depan, membangun mereka (siswa) menjadi kekuatan gerakan pembangunan manusia masa depan.

BACA JUGA:  Viral! Isteri Kades “Digoyang” Perangkat Desa di Kabupaten Belu

Bupati Belu Taolin Agustinus, menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Gubernur NTT dan Jajaran Pemerintah Provinsi NTT yang terus memberi perhatian dan kontribusi yang tinggi dalam mendukung setiap proses pembangunan di Kabupaten Belu.

“Saya atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Belu, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT yang sudah memperhatikan kami disini dan telah memberikan bantuan yang begitu besar  bagi dunia pendidikan kami khususnya SMA dan SMK di Kabupaten Belu,” jelasnya.

“Harapan kita bantuan ini dipakai sebaik-baiknya untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Belu. Mudah-mudahan Kabupaten Belu menjadi salah satu daerah yang dapat memberikan kontribusi bagi sumber daya manusia bagi NTT dengan menghasilkan anak-anak yang berkualitas,” tandasnya.

BACA JUGA:  COVID-19 Tak Menghambat Proses KBM di SMK Negeri 5 Kupang

Acara itu dirangkai dengan penyerahan bantuan beras 5 Ton dan bantuan sistem penyediaan air minum yang diserahkan oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT dan Kadis PUPR Provinsi NTT kepada  Bupati Belu.

Adapun penyerahan bantuan dana pendidikan yang bersumber pada DAU Specific Grand dan DAK kepada Para Kepala Sekolah SMA/SMK pada 15 sekolah Se-Kabupaten Belu, dengan nilai total Rp. 16.657.401.000.***

error: Content is protected !!