KUPANG, HN – Kepemimpinan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan wakilnya Josef Adrianus Nae Soi mendapat catatan kritis dari pakar ekonomi Fransiskus Xaverius Lara Aba.
Pria yang bakal bertarung di Pilgub 2024 ini menilai Gubernur Viktor bersama wakilnya gagal mengawal pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTT.
Menurut Frans, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan daerah termiskin ketiga di Indonesia, setelah Papua dan Papua Barat.
“Pertumbuhan ekonomi NTT sangat rendah, dalam perspektif kepemimpinan sekarang, oleh pak Viktor Laiskodat bersama pak Nae Soi sebagai wakilnya,” ujar Frans Aba, Sabtu 17 Juni 2023.
Sedangkan dari aspek indeks Sumber Daya Manusia atau SDM, Provinsi NTT juga masuk dalam perspektif yang sangat rendah secara kualitas.
Selain itu, kata dia, salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah kemiskinan ekstrem di Provinsi NTT yang mencapai angka 30 persen.
“Angka itu untuk seluruh Indonesia berada pada nomor urut pertama,” ungkap dosen Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta ini.
Dia juga menyoroti tingkat korupsi di Provinsi NTT yang tergolong tinggi. Sektor infrastruktur pun tidak luput dari pengamatan Frans Aba.
“Tingkat korupsi sangat tinggi. Aspek infrastruktur juga paling parah, kalau mau dibandingkan dengan daerah lain. Bagi saya, problem ini harus ada percepatan akselerasi pembangunan,” tandansya.***

