Daftarkan Bacaleg ke KPU NTT, Esthon Foenay Gelorakan Pesan Damai

KUPANG, HN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi NTT, Esthon Foenay gelorakan pesan damai usai mendaftarkan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Sabtu 13 Mei 2023.

Menurut Esthon Foenay, Partai Gerindra memiliki prinsip yang sangat sederhana, untuk menjaga konsolidasi sebagai warga negara Indonesia yang berada di gerbang selatan NKRI.

“Jadi di dalam politik kita berkompetisi. Tetapi di dalam Tuhan kita bersaudara. Ini prinsip yang selalu kita jaga untuk keamanan dan ketertiban nasional, serta persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Esthon Foenay.

BACA JUGA:  Stefan Gandi Dukung DPD PAN Nagekeo Rebut 3 Kursi di Pileg 2024

Esthon menjelaskan, pesan-pesan itu kiranya dijaga secara baik, dalam kaitannya dengan kompetisi politik yang akan dilakukan hingga puncaknya pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

“Dimana secara tidak sengaja Pemilu itu bertepatan dengan hari kasih sayang, maka marilah kita baku sayang. Bae sonde bae NKRI lebih bae,” pesan politisi Gerindra ini.

BACA JUGA:  Jerry Bantara Siap Maju Calon DPR RI dari Partai PKB

Dijelaskan Esthon, Partai Gerindra baru saja mendaftarkan calon legislatif untuk DPRD Provinsi NTT dari 8 dapil, dengan jumlah 65 orang.

Sedangkan untuk tingkat Kabupaten/Kota ada 93 dapil, dengan jumlah 650 orang calon legislatif. Sementara caleg DPR RI ada 13 orang dari 2 dapil.

“Mereka ini yang sudah teridentifikasi dan sudah menyiapkan dokumennya. Tetapi selanjutnya ada berbagai perubahan dalam konstelasi waktu yang ditetapkan KPU,” jelasnya.

BACA JUGA:  Daftar ke KPU NTT, PSI Target Satu Fraksi

“Karena kita tidak tahu kedepan ada caleg yang barangkali sakit atau ada alasan tertentu, maka kita harus mengerti dan menyiapkan calon lain untuk memenuhi kuota yang sudah disiapkan,” tambahnya.

Dia menambahkan, situasi Pemilu di tahun 2024 nanti harus berjalan dengan aman, nyaman dan damai, sehingga pesta demokrasi lima tahunan ini betul-betul pesta sukacita untuk rakyat.***

error: Content is protected !!