KUPANG, HN – Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ASEAN Summit bakal digelar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada 9 hingga 11 Mei 2023 mendatang.
Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, pihaknya akan siagakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di perairan Labuan Bajo, Provinsi NTT, yang tergabung dalam Satuan Tugas Laut (Satgasla).
Hal itu dilakukan untuk mengamankan rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Menurutnya, dalam pengamana VVIP KTT ASEAN, TNI juga menyiapkan kapal perang yang akan disiagakan di perairan Labuan Bajo.
“Kapal perang itu diantaranya KRI dr. Soeharso- 990, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991, KRI Banjarmasin-592, KRI Diponegoro-365, KRI Teluk Youtefa-522, KRI Sultan Nuku-373, KRI Terapang-648, KRI Tarakan-905 dan KRI Tongkol-813,” ujar Yudo Margono.
Selain itu ada unsur Satgasla sebagai unsur SAR, evakuasi VVIP, evakuasi medis, juga untuk menutup peluang penyusupan ancaman keamanan yang datang dari dan lewat laut.
Dia menjelaskan, salah satu KRI sanggup menangani emergensi medis yaitu KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 yang merupakan kapal bantu rumah sakit, setara rumah sakit Tipe B dengan peralatan medis yang memadai.
“Kapal ini dapat menangani jika ada peserta KTT atau personel pengamanan yang sakit atau memerlukan penanganan medis,” ungkapnya.
Selain KRI, Satgasla juga mengerahkan armada tercanggihnya, yaitu Heli Panther untuk menangani evakuasi udara.***

