KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, melepas kontingen atlet NTT yang akan berlaga di Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026. Ia meminta para atlet tampil percaya diri dan tidak meragukan kemampuan diri sendiri.
Pesan itu disampaikan Melki saat melepas kontingen Pesonas NTT di Kantor Gubernur NTT, Rabu 14 Oktober 2026.
“Pemerintah dan kita semua yang hadir di sini tentu ingin agar adik-adik menampilkan prestasi yang terbaik. Tapi adik-adik tampil saja, itu sudah menjadi bagian kemenangan dan prestasi buat kita,” ujar Melki.
Menurut Melki, kemenangan dalam ajang olahraga tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih. Keberanian untuk tampil, kerja keras, dan kepercayaan diri para atlet juga menjadi prestasi yang patut dibanggakan.
Ia meminta para atlet tidak merasa rendah diri ketika berhadapan dengan peserta dari daerah lain. Sebab, setiap atlet memiliki potensi yang telah diasah melalui dukungan keluarga, guru, pelatih, dan lingkungan sekitar.
“Jangan pernah merasa rendah diri dan meragukan kemampuan sendiri. Kalian memiliki potensi luar biasa yang sudah terus diberikan dan terus diasah oleh keluarga, Bapa, Mama, dan saudara; diasah oleh guru-guru dan kepala sekolah; diasah oleh lingkungan sekitar di tempat adik-adik berada,” jelasnya.
Melki juga memberikan apresiasi kepada atlet NTT yang telah mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Salah satunya Agusdina Tefamnasi, atlet yang menjadi finalis cabang olahraga atletik nomor 100 meter pada Special Olympics World Summer Games 2023 di Berlin, Jerman. Agusdina juga meraih medali emas pada Pesonas I 2023 di Semarang.
Melki turut menyampaikan terima kasih kepada keluarga, guru, pelatih, pendamping, serta pengurus Special Olympics Indonesia (SOIna) NTT yang telah mendukung persiapan para atlet.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk membantu para atlet mengembangkan kemampuan dan tampil maksimal dalam kompetisi.
Ketua Kontingen Pesonas NTT, Edi Wahon, mengatakan kontingen NTT berjumlah 155 orang. Mereka terdiri dari 110 atlet dan 45 pendamping serta pelatih yang berasal dari 17 Sekolah Luar Biasa (SLB) di NTT.
Kontingen NTT akan mengikuti tujuh cabang olahraga, yakni sepak bola putra dan putri, tenis meja putra dan putri, renang putra dan putri, bocce putra dan putri, senam ritmik putri, bulu tangkis putra dan putri, serta atletik putra dan putri.
Edi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan terhadap para atlet yang akan bertanding.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi NTT. Anak-anak berkebutuhan khusus kita sangat bahagia dan bersemangat dapat bertemu langsung dengan Bapak Gubernur sebelum bertolak dan bertanding,” jelasnya.
Pesonas II 2026 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 dengan NTT sebagai tuan rumah. Ajang ini diikuti 1.186 atlet, pelatih, dan pendamping dari 25 provinsi di Indonesia.
Penyelenggaraan Pesonas II di NTT menjadi momen untuk memperkuat inklusivitas, sportivitas, dan kesetaraan kesempatan bagi atlet penyandang disabilitas intelektual.
Acara pelepasan kontingen ditutup dengan pesan agar para atlet, pelatih, dan pendamping menjaga kesehatan, kekompakan, serta sportivitas selama mengikuti kejuaraan.***

